Liga Jeman

Gelandang Dortmund Tak Sabar kembali Merumput

Nuri-Sahin

Gelandang Borussian Dortmund, Nuri Sahin sudah tak sabar untuk merumput bersama klubnya di paruh kedua musim Bundesliga ini. Pasalnya di paruh pertama Sahin baru bermain tujuh menit dari 17 laga lantaran mengalami cedera.

Pemain asal Turki ini mengalami cedera lutut dan belum lama menjalani operasi lutut pada September 2014 lalu. Dia mengaku siap untuk dimainkan dalam laga perdana usai jeda msuim dingin, kontra Bayern Leverkusen pada Minggu 1 Februari mendatang.

“Saya bermain hanya tujuh menit dalam paruh pertama Bundesliga. Menjadi pemain cedera dalam waktu lama menjadi hal baru bagi saya. Bagi saya secara personal, jeda musim dingin persiapan yang sangat penting bagi saya. Saya bisa mengembalikan kebugaran badan saya,” kata Sahin seperti dilansir Soccerway, Rabu (28/1/2015).

“Sekarang saya sangat menunggu paruh kedua musim. Saya tidak takut dengan lawan. Saya sangat senang bisa kembali berlatih setiap hari. Dengan cedera saya merasa aneh, saya tidak bisa berdiri di atas kaki saya, jadi setiap menit saya merasa hal ini (pulih) menjadi anugerah. Jadi saya latihan setiap hari, saya bisa berpartisipasi di semua laga persahabatan kecuali satu laga kontra Steau Bucharest, tapi semua baik-baik saja saat saya latihan,”sambungnya.

Lebih lanjut, pemain berusia 26 tahun itu juga tidak ingin membahas nasib timnya musim ini, yang menempati urutan dua terbawah dan terancam degradasi. Runner up BUndesliga musim lalu ini hanya ingin menatap paruh kedua Bundesliga.

“Saya menyelesaikan musim 2014 dan semua klub dan tim sudah menyelesaikan musim itu. Kami hanya harus menatap musim 2015 apa yang kami bisa berikan dan lakukan untuk fans dan klub kami. Rasanya tidak profesional jika kami menjalani musim ini dengan masih memikirkan musim lalu,”terangnya.

Klausul Pelepasan Reus Kemurahan

reus

Usaha Borussia Dortmund dalam menjaga pemain andalannya, Marco Reus, agar tidak pindah ke klub lain sepertinya sulit diwujudkan. Pendapat itu diutarakan legenda sepakbola Jerman, Oliver Kahn yang menyatakan tim asal Gelsenkirchen itu kesulitan menahan Reus karena harga klausul pelepasannya relatif ‘murah’ bagi tim-tim besar Eropa.

Klausul pelepasan yang dimiliki mantan pemain Borussia Moenchengladbach itu hanya 25 juta euro atau sekira Rp380 miliar. Tentunya, dengan harga itu memudahkan klub-klub yang ingin meminang pria berusia 25 tahun itu.

Reus tengah menjadi komoditi laris di bursa transfer kali ini, tim seperti Bayern Munich, Real Madrid, Chelsea, Atletico Madrid dan banyak lagi berjuang habis-habisan guna mendaratkan gelandang Dortmund itu ke stadion kebanggaan mereka masing-masing.

Selain harga klausul pelepasannya yang relatif murah, kemungkinan gagalnya Die Borussen tampil di kompetisi Eropa musim depan jadi alasan tambahan yang disampaikan Kahn. Hingga paruh musim Bundesliga 2014-2015, Dortmund masih terjerembab di posisi 17 klasemen sementara dengan raihan 15 poin.

“Sulit bagi Dortmund untuk menahan Reus, terutama jika mereka gagal ke kompetisi Eropa musim depan. Namun, Dortmund bisa menahan Reus jika mereka mampu menekan biaya pengeluaran mereka. Jika tidak, Reus saya pastikan akan pergi,” jelasnya seperti mengutip Goal, Rabu (28/1/2015).

“Klub besar Eropa pasti tertawa jika melihat klausul pelepasannya yang hanya 25 juta euro,” urainya.

Bos Dortmund Marah Reus Selalu Dikabarkan Hengkang

reus

Mendengar salah satu pemain andalannya sering dikaitkan dengan klub lain, petinggi Borussia Dortmund gerah juga. Terutama, nama yang dihubungkan dalan Marco Reus, yang merupakan bintang mereka beberapa musim terakhir.

Sejumlah media Spanyol pekan lalu memberitakan bahwa Real Madrid telah mengajukan dana 25 juta euro untuk menebus klausul rilis kontrak Reus bersama Dortmund. Terang saja, Direktur Olahraga Borussia Dortmund, Michael Zorc, dengan tegas membantah klaim tersebut.

Menurut Zorc, Die Borussen masih memiliki rencana jangka panjang bersama winger internasional Jerman itu. Dia juga memastikan, tak ada klub lain pula yang telah mengajukan penawaran untuk Reus dan disetujui oleh Dortmund.

“Anda tahu, saya sudah berkali-kali mendengar pertanyaan ini. Hampir setiap pekan rumor ini saya dengar dan kalian tak pernah bosan,” katra Zorc, seperti dilansir Bild, Sabtu 17 Januari 2015.

“Tidak ada perkembangan baru, kami ingin terus bekerja sama dengan Marco Reus untuk jangka waktu yang masih panjang,” sambungnya.

Selain Madrid, Reus juga disebut-sebut menjadi bidikan dari sejumlah klub besar Eropa, termasuk rival Dormund di Bundesliga, Bayern Munich. Barcelona, Manchester United, Chelsea, dan Arsenal juga dikabarkan memantau perkembangan transfer Reus.

Saat ini, Reus sesungguhnya sedang berjuang memulihkan cedera pergelangan kaki yang didapatnya musim ini. Pemain berusia 25 tahun ini absen memperkuat Dortmund sejak November 2014, tapi sudah tampil sebanyak 11 kali dari menjaringkan enam bol selama musim 2014-2015.

Munchen Tutup Tahun dengan Pecahkan Rekor

munchen-menang

Bayern Munchen menegaskan dominasi mereka di Bundesliga musim ini. FC Hollywood menutup tahun 2014 dengan memecahkan rekor usai menang dramatis 2-1 atas Mainz, Sabtu (20/12/2014) dini hari WIB.

Tambahan tiga angka ini membuat pasukan Josep Guardiola mengoleksi 45 poin. Bayern menjadi tim pertama yang memasuki libur Natal dengan koleksi poin 45. Rekor sebelumnya hanya 44 poin.

Bertanding di Coface Arena, Bayern mengawali pertandingan dengan buruk. Elkin Soto membawa Mainz unggul lebih dulu pada menit 21. Umpan Shinji Okazaki tak disia-siakan Soto untuk memperdaya Manuel Neuer.

Bayern langsung merespon gol ini. Selang tiga menit kemudian papan skor sudah berimbang 1-1 berkat tendangan bebas Bastian Schweinsteiger dari jarak 25 yard. Ini merupakan gol perdana Schweinsteiger di Bundesliga sejak April.

Di saat pertandingan nampaknya akan berakhir imbang, Arjen Robben muncul sebagai pahlawan. Di masa injury time Robben mampu menceploskan bola setelah sebelumnya umpan Juan Bernat gagal diselesaikan oleh Thomas Muller.